2 October 2008

Membuat TrackBall BlackBerry menjadi berwarna

Filed under: Ariesta Zone

 

Caranya sangat mudah. Siapkan peralatan sbb: Cutter/Obeng kecil (sbg pengungkit), Alkohol (sbg pembersih), Tissue/Cotton Buds (sbg pembersih), dan spidol/film berwarna (untuk mewarnai lampu).

Pada contoh ini, BlackBerry yang digunakan sebagai peraga adalah BlackBerry Curve 8310. Cara ini berlaku untuk BlackBerry seri 88xx, 83xx dan 81xx. Namun tidak berlaku untuk BlackBerry seri Bold 9000.

Congkel secara hati-hati ring yang melingkar pada TrackBall. Bisa dari posisi mana saja. Tapi biasanya posisi termudah adalah pada sisi bawah, yaitu diantara huruf T & Y. Setelah ring berhasil dikeluarkan, kemudian keluarkan TrackBall dengan membalikan BlackBerry ke telapak tangan. Bersihkan TrackBall & ronggal bagian dalam secara hati-hati dengan Tissue atau Cotton Buds yg telah dibasahi oleh Alkohol. Setelah cukup kering & bersih, warnai lampu TrackBall dengan Spidol, atau cara lain adalah dengan melapisi bawah TrackBall dengan film berwarna. Langkah terakhir, pasang kembali TackBall & ring secara hati-hati. Dan….. Violllaaaa…..!!! TrackBall kini menjadi berwarna.

PersiapanMengungkit RingMengeluarkan ringTackBall sudah dikeluarkanMembersihkan TrackBallMembersihkan bagian dalamMewarnai lampuTrackBall berwarna

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Khasiat Teh Rosella

Filed under: Tips Kesehatan

 

Teh Rosella

Bosan terpenjara obat-obat­an kimia atau takut menjala­ni pengobatan konvensio­nal? Mengapa tak mencoba teh rosella merah? Selain nikmat diminum, murah, juga minim efek samping.

Teh berwarna merah cantik ini memang multi-khasiat. Bunga rosella merah yang telah dikeringkan dan dise­duh menjadi secangkir teh yang berci­tara rasa sedikit asam ini mampu meng­atasi batuk, asam urat, kolesterol, hipertensi, radikal bebas, dan penye­gar (tonik). Selain itu, berdasarkan penelitian ilmiah yang dilakukan ilmu­wan Sudan, rosella merah juga berkha­siat untuk menurunkan tekanan darah (hipotensif), antikejang saluran perna­pasan, anticacing (antelmintik), dan antibakteri.

 

Hipertensi dan Jantung

Lima belas tahun didera kencing manis (diabetes mellitus) membuat H.Lili Sadeli (58 tahun) bosan makanobat dan ingin mencari cara pengobatan lain. Setelah mencari informasi ke sana­kemari, akhirnya ia mencoba perun­tungannya dengan mengonsumsi rose­la merah. "Alhamdulillah, setelah tiga bulan minum teh rosela merah, gula darah saya turun dari 320 menjadi 101 dan tekanan darah saya juga memba­ik," ujar Lili.

Selama tiga bulan pertama, ia rutin mengonsumsi teh rosela merah seba­nyak tiga kali sehari. Setelah itu, ia merawat kesehat­annya dengan meneguk teh rose­la merah dua kali sehari. Kini ia ter­bebas dari obat­-obatan kimia yang telah ia konsumsi selama lima belas tahun dan kesehat­annya pun mem­baik.

Kesaksian lain datang dari Lina (29 tahun) yang awalnya tersiksa dengan degup jan­tungnya yang tidak normal sehingga membu­atnya sulit tidur. "Mau ke dokter takut didiagnosis penyakit berat dan  biayanya pasti nggak sedikit," dalihnya. Warga Perumahan Taman Legian, Sentul (Bogor) ini akhirnya mencoba teh rosella merah untuk mengatasi gangguan kesehatannya.

Pertimbangannya, disamping minim efek samping, harga teh rosela merah juga relatift terjangkau. Hasilnya, bukan saja ia merasa lebih sehat dan segar,

bobot badannya pun turun sekitar 7 kg dalam waktu konsumsi selama satu tahun. ‘’Meskipun sudah merasa sehat, saya tetap minum teh rosela merah agar tetap bugar dan menjaga berat badan," ujar Lina yang sebelumnya berbobot 70 kg dengan tinggi 154 cm.

Tonik Hingga TBC

Rosela merah (Hibis­cus sabdariffa) dulu merupa­kan penghias pagar rumah atau pekarang­an. Saat ini lebih dari 100 varietas rosela tumbuh di Indonesia.  Namun jenis yang paling banyak dibudi­dayakan ada­lah rosela ber­bunga merah.

Berbagai penyakit dapat diatasi oleh herba tropis ini, seperti batuk, asam urat, kolesterol, hingga hipertensi.

Image Selain itu, rosella merah berkhasiat menangkal radikal bebas dan bersifat la merah untuk mengatasi gangguan sebagai penyegar (tonik). Hal ini bukan isapan jempol semata karena rosella merah mengandung berbagai senyawa berkhasiat, seperti antioksidan, asam esensial, beta karoten, potasium, zat besi, dan berbagai jenis vitamin.

Penggunaan rosella merah sebagai obat oleh masyarakat awalnya bersifat kebetulan dan coba-coba saja. Namun sejumlah ilmuwan berhasil meneliti khasiatnya. Salah satu di antaranya Abd Al-Aziz Sharaf dari Sudan Research Unit, Institute of African and Asian Studies.

Pada 1962, Sharaf membuktikan bawa bunga rosella merah mempunyai khasiat menurunkan tekanan darah (hipotensif), antikejang saluran pernafasan, anticacing (antelmintik), dan antibakteri. Tiga tahun berikutnya Sharaf juga berhasil membuktikan bahwa zat warna merah di kelopak bunga perdu ini dapat mematikan Mycobacterium tuberculosis, bakteri penyebab penyakit TBC.

Kemasan Praktis

Berbagai cara dilakukan orang dalam mengonsumsi rosella merah, antara lain dalam bentuk segar, dijadikan bumbu masak, atau sambal sebagai pengganti tomat. Cara tradisional yang paling sering dilakukan masyarakat adalah dengan mengeringkan bunga­nya.

Mula-mula kelopak bunga dipisahkan dari bijinya. Kemudian kelopak bunga ini dikeringkan di bawah panas sinar rnatahari. Kelopak bunga yang telah dikeringkan, siap diseduh air panas. Cukup  tiga kuntum bunga rosela merah untuk. mendapatkan secangkir teh rosella merah hangat dengan warna yang cantik.

Saat ini, sejumlah produsen herbal mulai memproduksi rosella merah dalam bentuk yang mudah dikonsum­si, yaitu teh celup (teabag) dan kapsul.  Selain itu, rosela merah juga hadir dalam bentuk selai, manisan, dan sirup. Produk olahan rosella merah ini memi­liki daya tahan lebih dari satu tahun, asalkan diolah secara higienis.

Rosela merah kering di tingkat kon­sumen dijual dengan harga Rp400.000- Rp500.000/kg. Saat ini rosella ban yak dibudidayakan di Gunungkidul (Daerah Istimewa Yog­yakarta), Jember, Bangil, Banyuwangi, Tulungagung (Jawa Timur), dan Pun­cak (Bogor), Sukabumi (Jawa Barat). Indonesia masih bergantung pada  negara Timur Tengah untuk menda­patkan bibit rosela merah, seperti Sudan dan Arab Saudi.

 

Halo kawan

Pulang Sholat

Halo, selamat datang di blog Amanda & Prima.

Namaku Amanda Ramadhani, perempuan, lahir di Bekasi tanggal 29 Desember 1998. Sekarang aku duduk di kelas VI di sebuah SD negeri di Jakarta Timur. Hobiku berenang.

Adikku, Prima Shalih, laki-laki, lahir di Jakarta tanggal 12 Agustus 2003. Prima sekarang duduk di kelas 1 SD negeri di Jakarta Timur juga. Hobi Prima juga berenang.

Di blog ini akan diceritakan perjalanan hidup kami baik suka maupun duka, lengkap dengan foto-fotonya. Kata Papa, kita sudah hidup di dunia digital, makanya enggak boleh ketinggalan teknologi, makanya di rumah semua udah pada pinter main komputer & internet. Tapi Amanda, Prima & Mama paling suka main Games Online & facebook.

Silahkan pilih "Categories" di bagian kanan halaman ini, untuk melihat-lihat isi blog kami. Selamat menunaikan ibadah puasa, mohon maaf lahir & bathin.

 

Salam dari Bekasi.

http://www.telkomsel.net 

Prima SungkemAmanda Sungkem

Amanda2 di Kawah PutihPrima2 di Kawah Putih

Amanda Lebaran 2006Prima Lebaran 2006

Amanda Tk PerahuPrima Tk Perahu

1 October 2008

Taqabalallahu minna waminkum

Filed under: Cerita
 Pulang shalat Ied
Semoga ini bukan Ramadhan terakhir bagi kita,
dan semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita…

Taqabbalallahu minna wa minkum
Shiyamana wa shiyamakum
Kullu ‘amin wa antum bi khairin
Minal ‘aidin wal faizin

Semoga Allah menerima (amalan) aku dan kalian
Puasaku dan puasa kalian
Semoga sepanjang tahun kita selalu dalam kebaikan
Semoga kita termasuk orang yang kembali (fitrah) dan berbahagia