22 April 2008

Amanda kena DB lagi

Filed under: Cerita

Untuk kedua kalinya, Amanda terkena Demam Berdarah lagi. Padahal lingkungan rumah sudah disemprot lho. Ceritanya hari rabu-kamis 16-17 April 2008 suhu badanku tinggi sekali panasnya. Karena sudah 2 hari panas badan tidak turun juga, padahal sudah diberikan panadol sirup oleh mama, aku langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan dokter.

Hasil test menunjukan terjadi penurunan trombosit, tapi papa kurang puas, dan meminta test spesifik untuk DB. Kemudian hasil test menunjukan bahwa aku benar-benar positif terkena DB.

Kemudian dokter yang bertugas memberi petunjuk bagaimana cara perawatan yang baik dan benar di rumah, sehingga tidak perlu rawat inap di rumah sakit. Berdasarkan petunjuk dokter, sebagai pengganti cairan infus, aku harus minum sebanyak-banyaknya dengan disertai makanan bergizi. Juga dianjurkan untuk sering minum jus jambu & minuman isotonik seperti Pocari Sweat.

Alhasil, syukur alhamdulillah, hari sabtu & minggu 19-20 April 2008 hasil test darah menunjukan bahwa trombosit darahku sudah kembali normal.

13 April 2008

Beli Buavita di Carrefour Bekasi Timur

Filed under: Pernak-pernik

Keluarga kami rutin belanja 2 minggu sekali di Carrefour Bekasi Timur. Enaknya belanja disana adalah mudah mendapatkan parkir dan gratis. Tempat parkirpun relatif aman, karena ada satpam yang memantau seluruh area parkir, dengan menggunakan tempat duduk yang tinggi. Yang pasti satpam tersebut tidak berani berada di atas jika sedang hujan lebat apalagi berpetir ria emoticon

Hari Minggu tanggal 6 April 2008 sesudah sholat Ashar, kami kembali berbelanja ke Carrefour Bekasi Timur. Sebenarnya sih niat saya hanya untuk membeli mouse yang bulan lalu hanya seharga Rp. 29.000,-, tapi ternyata harga tsb hanya merupakan harga promosi saat itu, karena saat hendak kembali membeli, harganya berubah menjadi Rp. 59.000,- emoticon. Ya sudah,gak jadi beli deh.

Namanya juga jalan ke Hipermarket, niatnya lain…. belanjanya lain pula, kadang mata & nafsu untuk membeli kurang bisa diajak kompromi. Apalagi urusan barang elektronik & peralatan olah-raga, kadang bisa langsung dibeli padahal tidak ada perencanaan sebelumnya.

Sebelum pulang kami sempat melewati stand Buavita. Oleh SPG yang sedang bertugas kami ditawarkan contoh minuman buavita dengan berbagai rasa. Setelah mencoba, saya tertarik untuk membeli Buavita Jus Mangga ukuran 1 liter. Saya menyukai rasanya, segar dan bagi saya mirip dengan rasa mangga asli. Kemudian saya ambil kemasan tsb dari rak, pada posisi terdepan & langsung saya masukan ke trolly. Setelah itu kami segera bergegas ke kasir, karena baru saja masuk Adzan Maghrib dan kami memutuskan untuk sholat maghrib di rumah saja. Untung kami segera masuk ke dalam mobil, karena setelah itu turun hujan badai yg disertai petir menggelegar.

Hari telah berganti, senin  7 April 2008. Saat sedang berada di kantor, saya mendapat telpon dari istri di rumah bahwa ternyata 3 buah segel tipis pada tutup Buavita telah rusak, sehingga mudah sekali dibuka. Selain tutup bagian dalam tampak sudah terdorong kedalam, isinyapun sudah berkurang dari ukuran normal. Segera saya perintahkan agar tidak ada yg meminum buavita tsb sampai saya pulang. Saya tengarai kemasan tsb adalah barang untuk sampel yg tidak sengaja diletakkan kembali kedalam rak.

Segel Buavita terbuka 

Malam hari sepulang dari kantor, saya memeriksa kemasan tsb dan segera menghubungi Carrefour Bekasi Timur. Nomor tsb saya dapatkan dari struk belanja Carrefour. Telepon pertama diterima oleh CS Carrefour yg mengatakan mengapa saya tidak memeriksa kemasan sebelum berbelanja? Kemudian dia meminta saya untuk datang kembali ke Carrefour Bekasi Timur untuk mengembalikan Buavita tsb. Merasa belum mendapatkan jawaban yg memuaskan saya minta dihubungi dengan bagian Buavita. Pada sambungan pertama, setelah saya berbicara permasalahannya, telepon terputus! emoticon. Pada telepon yang kedua, oleh SPG Buavita yg bertugas saat itu dijelaskan kemungkinan-kemungkinan yg bisa terjadi mengapa segel rusak. Bisa karena ada Customer lain yg telah meminum kemasan tsb sebagian, atau mungkin memang barang sampel yg salah letak. Kemudian SPG tsb meminta nomor telepon saya untuk dihubungi kembali.

Setelah itu, saya mencoba menghubungi nomor telepon Ultra Jaya 0-800-11-85872 seperti yang tertera pada kemasan Buavita, ternyata Contact Centre tsb hanya bisa dihubungi pada saat jam kerja. Kemudian segera saya mengirim email ke customer_care@ultrajaya.co.id. Juga saya sempat menghubungi kawan saya yang bekerja di YLKI untuk meminta advice mengenai hal ini. YLKI mengatakan untuk menunggu dulu jawaban dari Buavita terlebih dahulu.

Hari selasa 8 April 2008 saya mendapat jawaban email dari Ultra Jaya, bahwa sejak Januari 2008 produk Buavita sudah diambil alih oleh Unilever, sehingga pihak Ultra Jaya meneruskan email saya ke Unilever. Hari selasa sore saya mendapat email & meminta nomor  telepon saya. Tidak lama kemudian bagian Suara Konsumen Unilever-pun menghubungi saya untuk mendengarkan keluhan saya. Kemudian Unilever berjanji untuk segera mengganti Buavita tsb sekaligus menarik untuk diteliti oleh tim development Unilever.

Hari kamis 10 April 2008 jam 16:00, datanglah paket pengganti dari Unilever yg disertai surat bernomor CL080460463 yang ditandatangani oleh Ibu Marcellina J. Gunawan, Consumer Advisory Service Manager. Ternyata penggantiannya cukup mengejutkan saya, bukan hanya 1 buah, tapi berupa 1 paket. Sunggu suatu kejutan yang menyenangkan termasuk respon yang sangat cepat dan baik dari Unilever. Terima kasih Unilever emoticon

Bingkisan dari Unileverkardus dibukadari Unilever 

Ternyata cerita belum selesai. Sehari sebelumnya, tanggal 9 April 2008, saya mendapat telepon dari Ibu Mira, bagian Customer Service Carrefour Bekasi Timur. Beliau juga ingin mengetahui kronologis kejadiannya. Sebelumnya sempat saya sampaikan bahwa permasalahan ini sudah direspon dengan baik oleh Unilever dan saya anggap sudah selesai. Tapi dengan alasan bahwa kejadian ini terjadi di lokasi Carrefour Bekasi Timur, Ibu Mira juga menyatakan turut bertanggung-jawab atas kejadian ini.

Sesuai dengan waktu yang disepakati, akhirnya pihak Carrefour Bekasi Timur yang diwakili oleh Ibu Mira (Customer Service), Pak Dedi (Grocery) dan Ibu Rogel (SPT Unilever) berkunjung ke rumah kami pada hari Minggu tgl. 13 April 2008 jam 15:30. Permohonan maaf juga kembali disampaikan oleh mereka, dan kami juga kembali mendapat tanda mata dari mereka. Luar biasa! Terima kasih Carrefour Bekasi Timur emoticon.

dari Carrefour Bekasi Timur

Respon yang sangat luar biasa, serta tutur kata yang santun baik dari Unilever maupun Carrefour telah memberi kesan yang mendalam bagi saya dan keluarga. Professionalitas terhadap mutu pekerjaan & mutu produk,  serta penanganan untuk kepuasan pelanggan secara langsung ataupun tidak langsung akan memposisikan Unilever & Carrefour untuk siap bersaing dalam kompetisi yang sangat ketat saat ini. Semoga.

4 April 2008

Amati kuku Anda !

Filed under: Tips Kesehatan

 

 
Sehat Jiwa Raga lewat Kuku Anda

 

Kuku adalah satu dari ‘jendela’ kesehatan yang kita punya. Lewat penampilan kuku, yaitu warna, bentuk, tekstur, atau kondisi permukaannya, tercerminkan kondisi kesehatan si empunya. Menurut Traditional Chinese Medicine (TCM), pengamatan pada bagian-bagian organ tubuh seperti lidah dan kuku, bisa membantu menginformasikan kondisi kesehatan seseorang. Pedoman dalam kitab TCM mengatakan, "Segala sesuatu yang terjadi dalam tubuh, akan dipantulkan ke bagian tubuh luar". Dari kuku bisa dilihat kesehatan tubuh seseorang.

Sinshe Rusli, 77 tahun, seorang ahli TCM yang berpraktik mengobati di Jalan Pancoran Selatan, kawasan Glodok Jakarta Pusat, membenarkan bahwa penampilan kuku bisa memperkirakan kondisi kesehatan pasiennya. Misalnya kuku yang pucat menandakan kondisi pasien yang kurang darah. Begitu juga warna lidah dan kelembapan telapak tangan. Namun sinshe yang sudah berpraktik lebih dari 40 tahun ini mengingatkan bahwa melihat kuku, begitu juga lidah dan kelembapan tangan dan lain-lain, hanya dipertimbangkan sebagai informasi tambahan, bukan menjadi patokan.utama.

Hal yang sama disampaikan oleh Dr. Willie Japaries, MARS, seorang dokter ahli pengobatan dengan herbal TCM di Jakarta sekaligus Ketua Ikatan Naturopati Indonesia (IKNI), bahwa "penampilan kuku bisa mengarahkan diagnosis" memang dikenal dalam Ilmu Kedokteran Timur maupun Barat.

Dalam Ilmu Kedokteran Timur (khususnya Cina), menurut dr.Willie, kuku mencerminkan kesehatan organ hati. Sedangkan dalam Ilmu Kedokteran Barat gangguan berat fungsi organ hati seperti sirosis (pengerasan) hati, bisa menyebabkan kuku berubah menjadi pucat, putih rata seperti warna mayat, dan ujung jari menggelembung seperti gada. Kuku dapat berubah warna menjadi kuning pada penyakit yang disebabkan oleh gangguan hormon dan metabolisme, hemokromatosis (kelebihan zat besi) atau oedeem kronis (bengkak).

Pada pasien-pasien yang baru sembuh dari penyakit berat, biasanya pada kuku terlihat ‘parit’ atau cekungan melintang yang biasa disebut garis Beau. Tubuh yang kekurangan mineral tertentu (misalnya seng) akan muncul bercakbercak putih pada kukunya. Sistem peredaran darah yang kurang lancar dalam jangka waktu yang lama bisa juga dimunculkan lewat penampilan kuku yang tebal dan rapuh seperti kapur. Pada kasus penyakit infeksi pada jantung oleh kuman (endocarditis bacterial) yang disertai embolisasi (gumpalan darah yang menyebar ke aliran darah) dapat menimbulkan bercak darah di bawah kuku.

Pada penyakit autoimun (sistem kekebalan tubuh yang menyerang diri sendiri) misalnya lupus, skleroderma bisa tercermin dari melebarnya kapiler darah di lipatan kulit pada dasar kuku. Bahkan, masih menurut dokter Wille, dirinya pernah melihat alat (buatan Cina) yang khusus mengamati kelainan kapiler lipatan kulit kuku yang lebih ringan (hanya terlihat jika menggunakan mikroskop) yang konon bisa membantu proses diagnosis penyakit kencing manis, aterosklerosis, yaitu berdasar penampilan lipatan kulit dasar kuku. Namun dr. Willie juga mengingatkan, hasil pengamatan ini tidak bisa dijadikan dasar untuk memastikan diagnosis. Diperlukan pemeriksaan lain, khususnya tes laboratorium darah dan lain-lain untuk memastikannya.

Amati kuku Anda!

Meski pekerjaan ‘membaca’ kuku ini merupakan kegiatan yang rumit dan detail, praktisi Xiaofan Zong dan Gary Liscum, penulis buku Chinese Medicine Palmistry (Blue Poppy Press, 1995) menunjukkan beberapa panduan, sebagai berikut :

KUKU yang bersih putih
Jika warna kuku pucat, tidak mengkilat, menunjukkan si pemilik mengalami anemia, atau dalam akupunktur diistilahkan sebagai’ darah kosong’, kekurangan energi hidup (qi).

Jika kuku pucat menyerupai lilin, menunjukkan perdarahan di lambung dan infeksi parasit (misalnya cacing) yang menghasilkan penurunan kualitas darah secara terus-menerus. Bercak putih tipis di bawah kuku menandakan kecenderungan kekurangan kalsium atau seng, akibat infeksi parasit, sembelit yang menahun, atau tubuh dalam keadaan kelelahan kronis dan lemas yang berkepanjangan. Khusus garis putih melintang pada kuku adalah tanda kelebihan/keracunan logam arsenik.

‘Bulan sabit’ di dasar KUKU
Amati kuku Anda. Ada bagian pada dasarnya yang berbentuk bulan sabit putih. Jika tubuh Anda sehat walafiat, maka ukuran bulan sabit putih ini akan proporsional dengan luas kuku. Kawasan ini seolah cermin kesehatan secara umum dan kondisi kesehatan jantung Anda. Jika area ini bentuknya tidak simetris dan terlalu luas, wah… si pemilik harus rajin memeriksakan tekanan darahnya. Ada kecenderungan hipertensi.

Jika bulan sabit ini tidak nampak, bahkan di semua 10 jari-jari tangan, pertanda sistem saraf terganggu, dan anemia. Tetapi jika bulan sabit terlihat sangat tajam, hati-hati …. Anda sedang diincar stroke(tersumbatnya pembuluh darah). Sebaliknya jika bulan sabit tampak sangat samar-samar, maka penyakit-penyakit sudah antre: gangguan lambung, asma, radang paru-paru, atau gout/rematik (gambar A).

KUKU punya ‘parit’
Lekukan melintang pada kuku menandakan gangguan kurang gizi. Jika lekukan lebih dari satu, menandakan kelemahan usus dan adanya cacing parasit di dalamnya. Jika lekukan terdapat di ujung kuku jari manis, hati-hati terhadap incaran gangguan mata, bronkitis, sakit saluran pernapasan. Pada jari tengah, lemahnya perototan; pada kelingking: sakit tenggorokan, sedangkan pada ibu jari, kekurangan energi tubuh (gambar B dan C).

KUKU berbentuk aneh/abnormal
Jika bentuk kuku tidak normal (misalnya cekung, sempit, peyot, dll) buku Zong dan Liscum mengatakan sebagai akibat sakit yang berkepanjangan. Kuku yang menyempit di tengah melintang dari sisi ke sisi menandakan infeksi cacing, kurang kalsium, kurang darah. Kuku yang pendek melebar menandakan si empunya yang kurang sabar dan berpotensi mengalami gangguan jantung (gambar D dan E).

Tanda khusus pada KUKU
Jika warna kuku jari telunjuk kiri memerah lebih tajam, waspada terhadap tekanan darah. Ada kecenderungan tekanan darah tinggi, jika bercak merah semacam garis vertikal, berdiri di tengah-tengah kuku jari telunjuk kiri (gambar F). Jika bercaknya menyerupai bulan sabit terletak pada bagian kanan bawah kuku jari manis kiri, inilah pertanda adanya gangguan rahim (gambar G)

Problem pada prostat (misal pembesaran) ditandai dengan munculnya bercak/guratan di bagian tengah tengah-tengah kuku jari manis kiri. Warna kukunya pun menjadi lebih merah (gambar H). Tetapi jika bercaknya berbentuk spot/bulat di kuku jari tengah kiri, disertai warna kuku yang pucat, ini tanda diabetes (gambar I).