Saya kebetulan mempunyai masalah yaitu mesin motor Honda Vario suka mati mendadak. Praktis sudah 3 kali mengalami mati mendadak;
- Saat sedang dipanaskan yang kemudian tiba-tiba mati dan tidak bisa dinyalakan kembali selama beberapa hari
. Setelah gagal dihidupkan selama 3 hari, tiba-tiba saja berhasil dihidupkan lagi pada hari ke-empat. - Saat sedang jalan-jalan di dalam komples, tiba-tiba saja mati. Untung posisi mogoknya tidak terlalu jauh dari rumah, tapi saya tetap harus tersenyum manis saat disapa para tetangga dalam posisi menuntun Vario
. - Kejadian terakhir, sama dengan kejadian pertama, yaitu tidak bisa dinyalakan saat akan dipanaskan pada pagi hari
, dan ternyata bisa normal kembali beberapa hari kemudian
.
Karena cukup mengganggu, kemudian saya coba posting ke milis
menanyakan mengenai hal tsb. Jawabannya beragam, mulai dari Busi yang kotor sampai dengan sistem kelistrikan.
menanyakan mengenai hal tsb. Jawabannya beragam, mulai dari Busi yang kotor sampai dengan sistem kelistrikan.Sebenarnya saya ingin sekali segera membawa Vario ini ke AHASS Taman Galaxi, tapi mungkin karena masih dongkol terhadap bengkel tsb saat penggantian "Anchor Pin" yang cukup mengecewakan saya
, alhasil saya tetap tidak jadi memeriksakan ke AHASS tsb. Lagi pula motor ini jarang saya gunakan, sehingga angka kilometer masih sangat rendah.
Tanpa diduga, tanggal 21 Agustus 2007 saya dihubungi oleh Ibu Vera Damayanti dari Customer Care-nya AHM (Astra Honda Motor) via email
, yang menawarkan bantuan penanganan masalah tersebut langsung oleh AHM. Kemudian melalui telpon, Ibu Vera juga memohon agar dapat meminjam Vario tsb selama beberapa hari untuk menganalisa apa yang menyebabkan Honda Vario ini suka mati mendadak. Saya sempat menanyakan apakah tidak terlalu merepotkan pihak AHM jika ternyata masalah hanya karena busi kotor, seperti yang pernah direspon oleh beberapa rekan di milis. Tapi Ibu Vera berusaha meyakinkan saya bahwa ini adalah Service AHM untuk memeriksa Vario tsb secara keseluruhan sebagai bentuk kepedulian untuk kepuasan pelanggan.
, yang menawarkan bantuan penanganan masalah tersebut langsung oleh AHM. Kemudian melalui telpon, Ibu Vera juga memohon agar dapat meminjam Vario tsb selama beberapa hari untuk menganalisa apa yang menyebabkan Honda Vario ini suka mati mendadak. Saya sempat menanyakan apakah tidak terlalu merepotkan pihak AHM jika ternyata masalah hanya karena busi kotor, seperti yang pernah direspon oleh beberapa rekan di milis. Tapi Ibu Vera berusaha meyakinkan saya bahwa ini adalah Service AHM untuk memeriksa Vario tsb secara keseluruhan sebagai bentuk kepedulian untuk kepuasan pelanggan.Tahap selanjutnya saya dihubungi oleh Pak Stefanus Tamawiwy via telpon
, juga dari Customer Care-nya AHM (Pak Stefanus melanjutkan tugas Ibu Vera yang sedang cuti ke Surabaya). Masih dalam kesungkanan, saya juga sempat menanyakan lagi apakah benar AHM benar-benar mau turun gunung hanya untuk menangani masalah ini jika memang biasanya hanyalah merupakan masalah busi yang kotor. Sama seperti sebelumnya, Pak Stefanus juga berusaha meyakinkan saya bahwa AHM ingin melihat lebih dalam dan menindentifikasi permasalahan ini secara tuntas.
, juga dari Customer Care-nya AHM (Pak Stefanus melanjutkan tugas Ibu Vera yang sedang cuti ke Surabaya). Masih dalam kesungkanan, saya juga sempat menanyakan lagi apakah benar AHM benar-benar mau turun gunung hanya untuk menangani masalah ini jika memang biasanya hanyalah merupakan masalah busi yang kotor. Sama seperti sebelumnya, Pak Stefanus juga berusaha meyakinkan saya bahwa AHM ingin melihat lebih dalam dan menindentifikasi permasalahan ini secara tuntas.Singkat cerita, kita mengatur waktu yang tepat kapan Vario ini bisa diambil oleh AHM. Waktu yang ditentukan adalah hari Selasa tanggal 28 Agustus 2007. Karena penjemputan hanya bisa dilakukan pada hari kerja, terpaksalah saya izin dari kantor 1/2 hari. Selanjutnya saya ditelpon oleh Pak Agus, kepala bengkel AHASS Daya - Kalimalang, yang akan melakukan penjemputan sekitar jam 14:00. Tepat pada waktu yg telah ditentukan, penjemputanpun dilaksanakan, dan saya mengiringi motor tsb juga dengan mengendarai motor yang lain.
Sesampainya di AHASS Daya Kalimalang, ternyata team AHM telah menunggu, kalau tidak salah sekitar 4-5 teknisi plus Pak Stefanus sendiri. Pertemuanpun segera dimulai, dengan beberapa pertanyaan dan cerita sekitar permasalahan yang saya hadapi. Pak Stefanus juga menjelaskan alasan memilih AHASS Daya sebagai tempat "penelitian", yaitu karena dekat dengan rumah saya dan beliau juga "melihat" keengganan saya untuk kembali ke AHASS Taman Galaxi.
Selanjutnya AHM meminta izin untuk meminjam selama beberapa hari Honda Vario tsb untuk dianalisa secara tuntas, dan tidak lupa meminta izin untuk membongkar Honda Vario tsb. Inilah foto-foto saat Vario di-"telanjangi"…
Saya jadi tahu jeroannya, dan akhirnya saya juga tahu dimana posisi aki Vario berada… hehehe…. yaitu tepat di belakang plat nomor depan
.
Saya jadi tahu jeroannya, dan akhirnya saya juga tahu dimana posisi aki Vario berada… hehehe…. yaitu tepat di belakang plat nomor depan
.Hari Jum’at sore tgl 31 Agustus 2007, saya dihubungi oleh Pak Agus, meminta izin agar Vario dikirim ke rumah saya besok sabtu saja. Saya setuju karena memang Vario tsb tidak saya gunakan untuk keperluan sehari-hari. Hari Sabtu tgl. 1 September 2007 saya karena kebetulan lewat AHASS Daya, dan akhirnya saya sendiri sajalah yang mengambil Vario tersebut.
Menurut penuturan Pak Agus, permasalah Vario ini adalah kondisi aki yang mulai menurun kualitasnya, yang mungkin dikarenakan Vario tsb jarang digunakan. Dan kemungkinan lain adalah mutu aki yang tidak baik sehingga aki tsb diganti secara gratis oleh AHM. Komponen lain yang turut diganti adalah Speedometer, juga gratis
. Bisa dilihat pada foto terakhir bahwa Speedometer kembali ke angka NOL. Angka 3 km terjadi karena Honda Vario sempat dilakukan "test drive" terlebih dahulu oleh AHM/bengkel sebelum dikembalikan.
. Bisa dilihat pada foto terakhir bahwa Speedometer kembali ke angka NOL. Angka 3 km terjadi karena Honda Vario sempat dilakukan "test drive" terlebih dahulu oleh AHM/bengkel sebelum dikembalikan.
Pak Stefanus menyarankan agar Honda Vario lebih sering dipakai, sehingga pengisian stroom aki akan menjadi lebih baik. Jika Vario jarang digunakan, aki akan tekor, terutama karena penggunaan "electric starter" akan menyedot stroom yang cukup besar. Oh ya, saya ceritakan ceritakan lagi….. Honda Vario ini sangat jarang digunakan, hanya dipanaskan saja setiap pagi selama 5-10 menit….
.
Kalau dihitung secara kuantitatif, kepuasan mencapai 350%
dari ekspektasi saya, yaitu penyelesaian: masalah mati mendadak 100% + penggantian aki baru 100% + penggantian speedometer 100% + antar-jemput motor 100% = 400%, tapi terpaksa harus dikurang 50% karena penjemputan motor ke rumah dilakukan pada hari kerja sehingga harus izin pulang dari kantor….. 

Well, overall….. Saya sangat terkesan dengan pelayanan, profesionalitas dan kesantunan personil AHM



wah asik juga ni pengalaman papahnya anak2
semua serba gratis
mulai dari aki kering, spedometer
tapi saya mau tanya kalo biaya service, maksudnya bongkar pasang tu motor ada kena biaya gak??
makasih atas informasinya yang berguna….
trus buat vario rider yg lain ada bagi2 voucher gratis ma penggantian tali gas gratis tuh di honda…
tadi pas service ditawarin…tapi ntar tak ambil pas service ke depan aja dah… gtu sih kata csnya honda
Comment by mirwan — 3 September 2007 @ 4:53 pm
Semua gratis, enggak keluar biaya sama sekali. Malahan saya yang ditraktir teh botol…. hehehe…..
Tadi sore saya ditelpon sama Pak Stefanus AHM, katanya saya akan beberapa kali dihubungi beliau untuk memantau perkembangan Vario tsb dan memastikan masih tidak ada masalah. Hebat ya…
Comment by Administrator — 3 September 2007 @ 8:15 pm
Hari gini Semua Gratizzz….mauuuuuu dunkz………..
Comment by andra — 8 October 2007 @ 9:48 am
ini kan namanya service, harus nya semua penjual produk melakukan hal sama seperti ini dong, jangan hanya jual trus kagak peduli lagi, bravo to AHM, semoga tambah maju
Comment by someone — 21 October 2007 @ 11:42 am
motor saya ad masalah di karburator swit lamsam ap cuk sebutan yang ad kabelnya itu juga gara2 saya juga waktu saya mau bersihin saya ketiduran pas udh pagi saya buru pasang ehh mototr kenapa boros suka nembak2 pas saya periksa jarum nya tidak masuku dengan benar.lalu tapi motor engga balik seperti semula biasanya pas mau panasin gas besar lalu setelah itu kecil tapi sekarang ungga mau kaya semula lagi kebengkel ahhas 2x sama aja blm bner2 kira2 apanya yang perlu dilihat lagi
Comment by fadil — 18 August 2008 @ 2:21 am
Sekarng Varionya masih masalah nggak Mas?
Sebab varioku juga begitu. Waktu langsam hidup, tapi waktu dipakai jalanan macet atau ada polisi tidur di Gas malah mogok alias mati.
Comment by Padimin — 20 August 2008 @ 8:16 pm
Sekarang Vario sudah tidak bermasalah lagi. Dengar-dengar sih memang itu masalah Honda Vario generasi pertama. Makanya Vario saya dijadikan percobaan untuk mengidentifikasi masalah-masalah yg mungkin terjadi mengapa mesin mendadak mati. Kalau soal masalah jarum, memang harus ke Bengkel resmi. Kalau korang puas, coba pindah ke bengkel AHASS yg lain karena saya lihat mutu masing-masing bengkel berbeda-beda.
Comment by Administrator — 23 August 2008 @ 9:38 pm
Vario saya umur 1 tahun, nasibnya sama sering mogok sendiri tanpa alasan apapun, Baru kali ini saya di bikin dongkol ama produk honda, motor masih baru kok bikin pusing……!! Motor di pakai putriku kelas 1 SMU sering nangis dan sekolahnya kacau gara-gara Honda vario… dan sekarang trauma klo pakai vario
Comment by joko — 30 March 2009 @ 8:43 am
vario saya beli maret 09, pada 500km pertama seharusnya ganti oli gear (ssuai dg petunjuk buku servis) tapi tidak dilakukan oleh AHASS bintang lippo cikarang. tanpa konfirmasi ke pemilik. ini keteledoran dari AHASS, DAYA atau AHM ?
Comment by pam — 6 June 2009 @ 12:06 pm
Servis Vario bikin pusing tujuh keliling, mao diganti oli gear ke bengkel AHASS untuk servis rutin malah orang AHASS bingung nanya balik emang apaan tuh oli gear? Minta kuras minyak rem dicuekin. Ini buku manualnya ngaco apa orang AHASS yg gak profesional?
Comment by David — 3 July 2009 @ 2:52 pm