Tanggal 20 April 2007, Amanda & Prima jalan-jalan ke Gunung Tangkuban Perahu. Sebenarnya pergi kesana tidak direncanakan sama sekali. Pokoknya, waktu lagi makan pagi di Hotel Geger Kalong Asri Bandung, Amanda bilang ingin naik gunung…. eh Papa langsung aja ngajakin pergi ke gunung Tangkuban Perahu. Aku sih senang aja, terbayang lagu "Naik-naik ke Puncak Gunung"……
Tapi ternyata naik gunung itu tidak sulit, tinggal naik mobil kurang dari satu jam, eh sudah sampai di puncak gunung. Juga sesuai dengan lagunya, memang di kiri-kanan banyak pohon cemara (kata Papa itu pohon Pinus).
Sayangnya di puncak gunung hujan terus, untung di mobil ada payung. Amanda, Prima dan Mama saja yang pakai payung, sedangkan Papa enggak kebagian.
Pas hujan reda dikit, Papa & Mama ngajakin Amanda & Prima untuk naik kuda berdua. Ya udah, kita sih naik aja. Tapi yang sibuk papa, berlari bersama kuda untuk ambil gambar melalui kamera atau handycam.
Karena udara dingin banget, sampai-sampai kalau kita berbicara keluar asap dari mulut kami. Juga sering banget kabut turun sehingga penglihatan terbatas. Kata Mama, kabut itu sama dengan awan, jadi Amanda & Prima pernah ngerasain memegang awan, dan sebagian awan ada yang dimasukan ke dalam botol Aqua sebagai oleh-oleh untuk dibawa ke Jakarta.


